Hidroponic Management System

SEJARAH HIDROPONIK

 

Hidroponik dari kata Yunani yaitu hydro yang berarti air dan ponos yangartinya daya. Hidroponik juga dikenal sebagai soillessculture atau budidaya tanaman tanpa tanah. Jadi, hidroponik berarti budidaya tanaman yangmemanfaatkan air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam.

Sejarah mencatat bahwa hidroponik sudah dimulai oleh Bangsa Babyloniapada tahun 600 SM yaitu berupa taman gantung (hanginggarden). Tamangantung ini adalah merupakan hadiah dari Raja Nebukadnezar II untuk istritercintanya bernama Amytis, yang juga sebagai permaisuri. Taman gantung inidibuat secara bertingkat dan tidak semuanya menggunakan media tanahsebagai media tanam. Seperti halnya Bangsa Babylonia, Bangsa Cina jugatelah mencoba menerapkan cara bercocok tanam tanpa menggunakan mediatanah sebagai media tanam. Bangsa Cina telah menerapkan teknik bercocoktanam yang dikenal dengan “Taman Terapung”. Bahkan di Mesir, Cina danIndia juga sudah menerapkan cara bercocok tanam yang tidak menggunakantanah sebagai media tanam. Mereka sudah menggunakan pupuk organik yangmereka gunakan sebagai suplai bahan makan untuk tanaman yang merekatanam di dalam bedengan pasir yang terletak di tepi sungai. Cara bercocok tanam seperti ini dikenal dengan istilah “River Bed Cultivation”.

Istilah hidroponik lahir sekitar tahun 1936, sebagai penghargaan yang diberikan kepada DR. WF. Gericke, seorang agronomis dari Universitas California. DR. WF. Gericke melakukan percobaan dan penelitian dengan menanam tomat di dalam bak yang berisi mineral sehingga tomat tersebut mampu bertahan hidup dan dapat tumbuh sampai ketinggian 300 cm danmemiliki buah yang lebat. Sebelumnya beberapa ahli patologis tanaman juga melakukan percobaaan dan penelitian untuk dapat melakukan bercocok tanam tanpa media tanah sebagai media tanam, sehingga pada masa itu bermunculan istilah-istilah: “Nutri Culture”, “Water Culture”, ”Gravel Bed Culture”, dan istilah “Soilless Culture” (Roberto, 2003).

Ada beberapa Jenis-Jenis sistem Hidroponik ;

  1. Nutrient Film Technique (NFT)
  2. DFT Sistem (Deep Flow Technique)
  3. Wick system (sistem sumbu)
  4. Water Culture System (sistem statis)
  5. Ebb & flow system (sistem pasang surut)
  6. Drip sistem (sistem tetes)
  7. Aeroponyc(sistem kabut)
  8. Sistem Fertigasi (sistem irigasi)
  9. Floating Raft (sistem rakit apung)

Kelebihan sistem Hidroponik

  1. Tidak memerlukan lahan yang luas lebih efisien.
  2. Pertumbuhan tanaman lebih cepat.
  3. Tidak ada masalah berat seperti pengolahan tanah dan gulma.
  4. Penggunaan pupuk dan air sangat efisien.
  5. Tanaman dapat dibudidayakan terus tanpa tergantung musim.
  6. Tanaman berproduksi dengan kualitas yang tinggi.
  7. produktivitas tanaman lebih tinggi.
  8. Tidak menggunakan pestisida (non kimia)

Kekurangan Sistem Hidroponik

  1. Biaya investasi diawal butuh modal besar.
  2. Perlu pengalaman, ketelitian, perhatian khusus untuk tanaman seperti pH air, ppm/ec dan suhu air, dan kadar oksigen dalam air.

Hal-hal Penting yang harus diperhatikan dalam Budidaya Sistem Hidroponik.

  1. Sinar matahari merupakan bagian terpenting dalam proses pertumbuhan tanaman (fotosintesis) karena itu tempat budidaya sistem hidroponik wajib full sinar matahari tanpa terhalang pohon atau apapun.
  2. pH Air/Keasaman Air yang digunakan harus memilikirange 5.5-6.5 ideal, tapi tergantung kebutuhan tanaman masing-masing.
  3. Ppm/Ec Air yang digunakan harus memiliki jumlah zat terlarut dengan jumlah kecil atau jumlah ppm dibawah 200 ppm lebih rendah lebih bagusair baku (belum tercampur nutrisi).
  4. Nutrisi atau AB mix yang digunakan sesuai kebutuhan tanaman jangan terlalu tinggi dan rendah sesuai kebutuhan tanaman.
  5. Suhu Air dalam budidaya sistem hidroponik sangat perlu diperhatikan karena ketika suhu air tinggi misalnya diatas 30 derajat akar tanaman tidak bisa menyerap nutrisi terlarut, kondisi ini juga mempengaruhi jumlah oksigen terlarut dalam tanaman yangmana tanaman memerlukan sumber oksigen dapat diatasi dengan menggunakan water cooler ataupun pompa venturi dan pastikan suhu air dibawah 30 derajat.